Catatan: Untuk mendalami Bacaan Injil hari ini (Mat 9:14-15), bacalah tulisan yang berjudul “WAKTUNYA AKAN DATANG” (bacaan tanggal 7-3-14)

Catatan: Untuk mendalami Bacaan Injil hari ini (Mat 9:14-15), bacalah tulisan yang berjudul “WAKTUNYA AKAN DATANG” (bacaan tanggal 7-3-14) DOA: Tuhan Yesus, jadikanlah hatiku bagaikan hati-Mu. Biarlah hasrat-hasratku sudi kepada-Mu. Biarlah bukan cuma puasaku, mengecualikan juga sekujur hidupku kuasa menjelma kurban persembahan yang dapat diterima dan menyenangkan-Mu. Amin. Catatan: untuk mendalami Bacaan Injil hari ini (Mat 9:14-15), bacalah naskah yang berjudul “WAKTUNYA hendak DATANG” (bacaan gugur 7-3-14) dalam situs/blog Dr Rochelle Skin Expert PAX ET BONUM http://catatanseorangofs.wordpress.com; kategori: 14-03 PERMENUNGAN ALKITABIAH MARET 2014. bagi mendalami Bacaan perdana (Yes 58:1-9a), bacalah artikel yang berjudul “BERPUASA YANG KUKEHENDAKI, ialah ……” (bacaan luruh 19-2-10) dalam situs/blog SANG arahan dan “PADA waktu ITULAH TERANGMU akan MEREKAH seakan-akan subuh (bacaan gugur 15-2-13) internal situs/blog PAX ET BONUM. Cilandak, 2 Maret 2014 [HARI MINGGU lazim VIII] Sdr. F.X. Indrapradja, OFS March 6, 2014 sangsabda Leave a comment Categories:.

14-03 BACAAN majalah MARET 2014, saat PRAPASKAH DAN PASKAH Tags: BERDOA DAN BERPUASA, kitab YESAYA, puasa YANG DIKEHENDAKI ALLAH, YESUS KRISTUS waktu untuk memilih sela aktivitas DAN ajal zaman bagi mengambil jarak aktivitas DAN akhir hidup (Bacaan terutama Misa Kudus, Hari Kamis setelah Rabu serbuk – 6 Maret 2014) Cima_da_Conegliano,_God_the_FatherIngatlah, beta menghadirkan kepadamu pada hari ini kesibukan dan keberuntungan, maut dan kecelakaan, sebab pada hari ini aku menugasi kepadamu kepada menyayangi TUHAN (YHWH), Allahmu, lewat beroperasi menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan berpegang pada perintah, ketetapan dan peraturan-Nya, biar engkau bekerja dan bertambah banyak dan diberkati oleh YHWH, Allahmu, di kandang ke mana kamu masuk untuk mendudukinya. tapi sekiranya hatimu berpaling dan tuan tak hendak mendengar, bahkan kamu hendak disesatkan bakal sujud menyembah untuk allah beda dan beribadah kepadanya, lalu abdi memberitahukan kepadamu pada hari ini, bahwa pastilah engkau hendak binasa;.

Tiada akan lanjut umurmu dekat tanah, ke mana anda pergi, menyeberangi bengawan Yordan kepada mendudukinya. hamba mengundang angkasa dan buana menjelma kesaksian terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, agar kamu hidup, baik kamu maupun keturunanmu, memakai menganakemaskan YHWH, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan menyangkut pada-Nya, sebab hal itu bermanfaat hidupmu dan lanjut umurmu bagi duduk pada bumi yang dijanjikan YHWH karena nazar pada engkong moyangmu, merupakan kepada Abraham, Ishak dan Yakub, buat memberikannya untuk mereka.” (Ul 30:15-20) Mazmur Tanggapan: Mzm 1:1-4,6; Bacaan Injil: Luk 9:22-25 ketika Prapaskah berbunga dalam Gereja prolog terutama sebagai suatu kaidah untuk menyokong orang-orang yang baru berasosiasi ke intern Gereja mencadangkan awak mereka bagi baptisan. andaikata kita mempertimbangkan mengenai pembaptisan, dan kita berpikir berkenaan larutan dan hidup yang diperbaharui. intern perkataan Inggris, masa Prapaskah disebut.

“Lent” yang berasal dari sepatah kata isyarat Anglo-Saxon, “lencten”, yang berguna “musim semi”. Kata Inggris “lengthen” (memperpanjang) memang biasanya terjadi dalam tahun semi: tengah hari hari menjelma lebih panjang, cahaya matahari memeriahkan alam dan tanda-tanda anyar kesibukan bermunculan. akan tetapi jika kita menonton apa yang ada dalam gereja internal musim Prapaskah ini, lalu peluang agung kita menonton simbol-simbol kevakuman dan terlebih maut daripada tirta yang mengalir dan perkebunan yang hijau, dan kuntum-kuntum kembang yang mulai bermekaran. kepada catur puluh hari lamanya kita memalangi badan sebelum melakukan ornamen ramai Paskah manfaat mengingat penderitaan penderitaan dan ajal Yesus demi menjamin kita. Itulah sebabnya mengapa sementara kita mengambil debu yang dioleskan pada kening kita pada hari Rabu tepung kemarin, untuk kita diingatkan tentang mortalitas kita dan bahwa kita membutuhkan pertobatan. kuliah pada gundukan tanah – 11Masa Prapaskah ialah suatu ketika akan membuat keputusan,.

Suatu era bakal memilih celah aktivitas dan kematian. internal bacaan perdana hari ini, Musa mendorong orang-orang Israel akan melepaskan kematian dan menyortir kesibukan sebagai gantinya. Yesus juga memberi uleman yang sama. Seekor larva serabut wajib tetap terbungkus dalam sebuah kepompong sebelum berperang bagi muncul sebagai seekor kupu-kupu yang indah. begini pula kita wajar “membungkus” perseorangan kita dalam doa, saum dan pemberian sedekah, menandingi godaan dengan berpegang yakin pada janji-janji Yesus berkenaan kehidupan. karena begitu kita pun bakal ditransformasikan secara lebih penuh sebagai ilustrasi dan rupa Kristus yang bangkit. Yesus pernah bercerita pada para murid-Nya: “Sesungguhnya kawula berucap kepadamu: semisal isi buah gandum tiada lepas ke intern pertiwi dan mati, dia permanen satu bulir saja; melainkan bila ia mati, beliau hendak membangun banyak buah” (Yoh 12:24). Bukankah ini bagaikan Allah tunggal yang merebut keluar kehidupan dari kematian? .

Terima kasih untuk belas kasih (kerahiman) dan rahmat-Mu. Aku hanya akan menyembah-Mu saja sepanjang hidupku.

Dr Rochelle Skin Expert Terima kasih untuk belas kasih (kerahiman) dan rahmat-Mu. Aku hanya akan menyembah-Mu saja sepanjang hidupku. Bacaan Pertama: Kej 2:7-9; 3:1-7; Mazmur Tanggapan: Mzm 51:3-6,12-14,17; Bacaan Kedua: Rm 5:12-19 kala hantu berkunjung bagi menjaili Yesus menjelang penutup puasa-Nya selama 40 hari itu, ia tak memanfaatkan tembolok kosong Yesus sebagai sasaran. Sebaliknya, dia langsung saja menyerbu relasi Yesus menggunakan Bapa-Nya, mendesak dia akan tiada mempercayai kasih Allah dan perhatian-Nya yang penuh kasih cinta kepada-Nya. Pada dasarnya, lelembut mengatakan pada Yesus: “Engkau lapar. jangan mencantelkan diri pada Bapa-Mu kepada menunjang kehidupan-Mu. Lakukanlah sesuatu serta memakai kekuatan-Mu sendiri.” ADAM DAN HAWA TERGODAHal ini tiada berbeda sambil bujukan hantu terhadap Adam dan Hawa (lihat Kej 3:1-6). Pada pusat kata-kata ular kepada mereka terpakai kebohongan iblis bahwa Allah aktual bukan mengasihi mereka atau tiada menyediakan apa saja yang diperlukan porsi makhluk yang.

Terkini diciptakan-Nya. Dari zaman bahari ke periode sampai hari ini, hantu telah memakai penyimpangan seperti ini untuk menyempitkan pengertian dari relasi kita dan Allah, terutama apabila kita merasa lemas dan rentan – kala kita menengah berpuasa, kala kita mengamati emosi kita dan melangsungkan pertobatan, ketika kita sedang menderita sakit, atau pada saat kita pukah hati. Kita pantas bisa mengenali kecoh kesanggupan si setan ini dan melawannya oleh kebenaran. lantaran Adam dan Hawa tak berpegang tangguh pada kebenaran berkenaan kasih Allah, kesimpulannya mereka kalah atas bisikan lelembut itu. selama kekalahan mereka sanggup tampak sebagai kesalahan luar biasa sungguh-sungguh dan not terampuni – sesungguhnya memang kefasikan mereka mempunyai implikasi minus yang bukan main dominan bagi kita semua sebagai anak-cucu dua orang itu – Allah tiada sempat stop menyayangi Adam dan Hawa. Pada hari ini, Allah menganakemaskan kita semua demi kedalaman dan.

Kebulatan (hati) yang sama. Pada kenyataannya, tak ada seorang pun internal babad yang pernah dikecualikan dari ajuan simpati kasih (kerahiman) dan rekonsiliasi Allah. lelembut seringkali memanfaatkan rasa sungkan yang pandai kita rasakan berkat dosa-dosa kita bagi menutupi emosi sanubari kita, tetapi kita tak pernah boleh dibutakan sehingga tak mampu menonton pengampunan dan kasih Allah yang ada di permulaan kita. Oleh akibat itu, pada hari ini marilah kita memberi tahu pribadi kita seorang diri bahwa Allah sekali mencintai kita semua. bukan salahlah seumpama kita pada hari ini seputar kali kita bercerita atas bahana keras: “Allah mengasihiku!” internal doa, marilah kita minta daya dari Allah agar kita dapat selalu murni, bukan mampu ditipu dan digerakkan semaunya oleh si Jahat. Marilah kita mengundang Yesus bagi hadir masuk ke internal roh kita masing-masing dan membuat ketika Prapaskah ini sebagai suatu zaman penuh berkat pembaharuan.

Dan rahmat dalam kehidupan kita. DOA: Bapa surgawi, dapat kasih penuh terima kasih kuhaturkan kepada-Mu bakal kasih-Mu yang tidak tergoyahkan kepadaku dan sesamaku. semenjak saat perdana penciptaan, saudara sudah mencintai diriku. terima kasih bagi welas kasih (kerahiman) dan rahmat-Mu. kawula hanya mau menyembah-Mu saja sejauh hidupku. gua berdoa begini intern nama Yesus, Putera-Mu – Tuhan dan Juruselamatku – yang berjalan dan berkemampuan bersama-sama –Mu internal persekutuan Roh Kudus, Allah sejauh masa. Amin. Catatan: untuk mendalami Bacaan Injil hari ini (Mat 4:1-11), bacalah teks yang berjudul “YESUS DICOBAI pada PADANG GURUN” (bacaan terlepas 9-3-14) intern situs/blog PAX ET BONUM http://catatanseorangofs.wordpress.com; kategori: 14-03 PERMENUNGAN ALKITABIAH MARET 2014. Cilandak, 6 Maret 2014 Sdr. F.X. Indrapradja, OFS March 8, 2014 sangsabda Leave a comment Categories: 14-03 BACAAN surat kabar MARET 2014, masa PRAPASKAH DAN PASKAH Tags: saum SELAMA 40 HARI DAN 40.

MALAM, YESUS DAN IBLIS, YESUS DIGODA, YESUS KRISTUS BUAH-BUAH DARI PERBUATAN KASIH BUAH-BUAH DARI PERBUATAN KASIH (Bacaan awal Misa Kudus, Hari Sabtu setelah Rabu serbuk – Sabtu, 8 Maret 2014) 220px-IsaiahApabila saudara tak lagi mengenakan kuk untuk sesamamu dan tiada lagi menunjuk-nunjuk insan menggunakan jemari dan memfitnah, manakala anda memberikan pada sosok lapar apa yang kauinginkan seorang diri dan membahagiakan emosi insan yang tertindas maka terangmu hendak menyingsing internal gelap dan kegelapanmu akan ibarat rembang senter hari. YUHAN (YHWH) hendak menuntun kamu selalu dan mau memenuhi hatimu pada tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; tuan bakal ibarat lahan yang diairi serta baik dan seperti indra penglihat tirta yang tidak tahu mengecewakan. saudara bakal membangun reruntuhan yang tamat berabad-abad, dan hendak memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak keturunan. kamu hendak disebutkan “yang memperbaiki tembok yang tembus, .

Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan;

Dr Rochelle Skin Expert Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; DOA: “Bapa kami”. Catatan: buat mendalami Bacaan pertama hari ini (Yes 55:10-11), bacalah makalah yang berjudul “UNTUK menyarankan HIKMAT ILAHI kepada jemaah MANUSIA” (bacaan akan terkelupas 11-3-14), intern situs/blog PAX ET BONUM http://catatanseorangofs.wordpress.com; kategori: 14-03 PERMENUNGAN ALKITABIAH MARET 2014. Bacalah juga tulisan-tulisan yang berjudul “BAPA kita YANG dekat SURGA” (bacaan luruh 28-2-12) dan “DOA YANG DIAJARKAN OLEH TUHAN YESUS SENDIRI” (bacaan luruh 19-2-13), keduanya intern situs/blog PAX ET BONUM. Cilandak, 8 Maret 2014 Sdr. F.X. Indrapradja, OFS March 10, 2014 sangsabda Leave a comment Categories: 14-03 BACAAN koran MARET 2014, abad PRAPASKAH DAN PASKAH Tags: DOA BAPA KAMI, tidak BERTELE-TELE dalam BERDOA, kuliah pada BUKIT, YESUS KRISTUS DOMBA-DOMBA DAN KAMBING-KAMBING DOMBA-DOMBA DAN KAMBING-KAMBING (Bacaan Injil Misa Kudus,.

Hari normal minggu I Prapaskah – Senin, 10 Maret 2014) KRISTUS aru – 1“Apabila putri bani Adam datang intern kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka beliau hendak bersemayam dekat buat kehormatan kemuliaan-Nya. kemudian semua kategori bakal dikumpulkan dekat hadapan-Nya dan beliau bakal mereka seorang dari yang lain, sama bagai menggembala membagi biri-biri dari kambing, dan beliau hendak menempatkan domba-domba pada sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. kemudian itu bakal berucap kepada mereka yang dalam sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah kerajaan yang sudah disediakan bagimu dari ardi dijadikan. kausa kala hamba lapar, engkau memberi hamba makan; waktu hamba haus, saudara memberi abdi minum; kala gua seorang asing, anda memberi abdi tumpangan; sementara hamba telanjang, anda memberi hamba pakaian; saat beta sakit, engkau mendatangi aku; saat hamba dalam dalam penjara, kau menyambangi.

Aku. terus orang-orang akurat itu akan menanggapi Dia, Tuhan, kapan kami melihat saudara lapar dan kita memberi engkau makan, atau mendambakan dan kami memberi kamu minum? Kapan kami menyaksikan anda sebagai anak Adam asing, dan kami memberi anda tumpangan, atau bugil dan kita memberi saudara pakaian? Kapan kami melihat kamu perih atau internal penjara dan kami menyambangi Engkau? raja itu hendak menjawab mereka: aktual beta bercerita kepadamu, segala benda yang engkau lakukan kepada salah seorang dari saudara-Ku yang paling cela ini, kau telah melakukannya untuk Aku. beliau hendak berbicara juga kepada mereka yang dekat sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai anda orang-orang terkutuk, enyahlah ke internal kebakaran yang selama-lamanya yang telah disediakan bagi hantu dan malaikat-malaikatnya. asal mula ketika gua lapar, saudara tidak memberi hamba makan; sementara saya haus, saudara tidak memberi aku.

Minum; sementara aku seorang seorang asing, engkau bukan memberi abdi tumpangan; ketika hamba telanjang, kamu bukan memberi kawula pakaian; sementara kawula nyeri dan intern penjara, saudara bukan mengunjungi Aku. terus mereka pun hendak merespons Dia, Tuhan, kapan kami melihat saudara lapar, atau haus, atau sebagai pribadi asing, atau bugil atau sakit, atau internal kerangkeng dan kami tiada Engkau? ia hendak bereaksi mereka: sesungguhnya saya berkata, segala zat yang bukan saudara lakukan akan salah seorang dari yang paling buruk ini, saudara bukan melakukannya juga bagi Aku. Orang-orang ini akan masuk ke area penderitaan yang kekal, melainkan keturunan Adam akurat ke intern berjalan yang kekal.” (Mat 25:31-46) Bacaan Pertama: Im 19:1-2,11-18; Mazmur Tanggapan: Mzm 19:8-10,15 “Domba-domba” yang dikumpulkan oleh sang baginda di sebelah kanan-Nya tentunya ialah orang-orang baik, yang tak pernah lalai atau lupa meladeni orang-orang yang membutuhkan pertolongan..

Tidakkah kita semua juga mau memiliki batin yang terbuka dan penuh kemurahan alokasi sesama? akan tetapi internal analogi ini, sang aru bertutur kepada domba-domba itu, “Mari, hai engkau yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah kerajaan yang sudah disediakan bagimu dari bumi dijadikan” (Mat 25:24). Domba-domba itu jelas baik bukan gara-gara memo biasa apa pun; memisahkan sebab mereka terbuka kepada berkah yang ingin diberikan Bapa surgawi untuk setiap orang. Allah bukan hendak melihat seorang pun jatuh terlibat ke internal ekelaman dan terasing dari diri-Nya. dalam kasih-Nya, Allah mempunyai sebuah rencana sempurna untuk kehidupan kita masing-masing, sebuah jadwal yang mengait juga syering kasih-Nya dan orang-orang lain. adalah kehendak Allah bahwa servis kita untuk sesama berpangkal pada kasih-Nya untuk kita. Allah telah mengenal dan mencintai kita mulai sediakala, dari saat sebelum kita dibentuk dalam kandungan ibu-ibu kita (bdk. Mzm 139:16). .

tetapi juga kita membebaskan orang lain itu dari penolakan kita, dengan demikian memampukan dirinya untuk menerima kasih Allah dan penyembuhan-Nya juga. Ini adalah suatu kenyataan yang mengagumkan.

Tetapi juga kita membebaskan orang lain itu dari penolakan kita, dengan demikian memampukan dirinya untuk menerima kasih Allah dan penyembuhan-Nya juga. Ini adalah suatu kenyataan yang mengagumkan. Sukacita pengampunan yang intens, ditawarkan dan diterima, menyembuhkan luka-luka yang kelihatannya tak terobati, memulihkan relasi-relasi, dan hal itu dengan kokoh berakar pada kasih Allah yang tidak pernah habis.” IA MENEBUS DOSA KITAHati Yesus berkelimpahan dengan belas kasih (kerahiman) dan bela rasa. Bahkan ketika Dr Rochelle Skin Expert Dia sedang tergantung pada kayu salib, Ia berdoa: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat” (Luk 23:34). Sekarang, pengampunan ini juga tersedia bagi kita setiap hari. Pengampunan Allah dipenuhi dengan kasih ilahi-Nya, kasih yang mempunyai kuat-kuasa untuk menghangatkan hati kita, bahkan ketika kita telah mengalami ketidakadilan yang luarbiasa. Pada kenyataannya, hanya apabila kita telah mengalami pengampunan ini maka kita baru akan siap untuk memberikan.

Pengampunan tersebut kepada orang-orang lain. Yang indah tentang pengampunan Allah yang mengalir melalui diri kita adalah bahwa sementara hal tersebut membawa kebebasan yang luarbiasa kepada kita, hal tersebut juga membebaskan pihak yang telah bersalah kepada kita. Ketika kita mengampuni seseorang, maka kita tidak hanya membuka hati bagi kasih Allah, tetapi juga kita membebaskan orang lain itu dari penolakan kita, dengan demikian memampukan dirinya untuk menerima kasih Allah dan penyembuhan-Nya juga. Ini adalah suatu kenyataan yang mengagumkan. Setiap kali kita memohon kepada Roh Kudus untuk memeriksa hati nurani kita, maka kita berjumpa dengan “seorang” Bapa yang begitu bergairah untuk memulihkan diri kita. Pengampunan-Nya atas diri kita membuka pintu bagi kita untuk mengampuni orang-orang lain, jadi menyembuhkan relasi-relasi yang sudah patah. Selagi kita datang menghadap Yesus, Ia akan memanggil kita untuk pergi menjumpai orang-orang dengan siapa kita perlu melakukan rekonsiliasi. Diiringi.

Doa, marilah kita mempertimbangkan langkah yang sedemikian, karena kita tahu bahwa Yesus akan ada bersama kita dan Ia akan membawakan kesembuhan dan kebebasan bagi kita selagi kita menaruh kepercayaan pada sabda-Nya. DOA: Roh Kudus Allah, selidikilah hatiku dan mampukanlah diriku agar dapat mengampuni orang-orang yang telah Engkau tempatkan dalam hidupku. Ampunilah aku dan curahkanlah karunia pengampunan-Mu ke dalam hatiku. Oleh rahmat-Mu, biarlah aku membuang pergi segala penolakanku. Aku memberikan hatiku kepada-Mu. Amin. Catatan: Untuk mendalami Bacaan Injil hari ini (Mat 5:20-26), bacalah tulisan yang berjudul “MEWUJUDKAN PERDAMAIAN DENGAN SAUDARI-SAUDARA KITA” (bacaan tanggal 14-3-14) dalam situs/blog PAX ET BONUM http://catatanseorangofs.wordpress.com; kategori: 14-03 PERMENUNGAN ALKITABIAH MARET 2014. Bacalah juga tulisan “BERDAMAILAH DENGAN SAUDARAMU” (bacaan tanggal 2-3-12), dalam situs/blog PAX ET BONUM. Cilandak, 11 Maret 2014 Sdr. F.X. Indrapradja, OFS March 13, 2014 sangsabda Leave a comment Categories: 14-03 BACAAN HARIAN MARET.

2014, MASA PRAPASKAH DAN PASKAH Tags: BERDAMAI DENGAN LAWAN, KHOTBAH DI BUKIT, REKONSILIASI, YESUS KRISTUS MINTALAH, CARILAH, DAN KETUKLAH (2) MINTALAH, CARILAH, DAN KETUKLAH (2) (Bacaan Injil Misa Kudus, Hari biasa Pekan I Prapaskah – Kamis, 13 Maret 2014) Keluarga OFM: Peringatan B. Ludovikus dr Casoria, Imam KHOTBAH DI BUKIT – 501“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetuk, baginya pintu dibukakan. Adakah seorang dari antara kamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi, jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di surga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.” “Segala sesuatu yang kamu.

Kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” (Mat 7:7-12) Bacaan Pertama: Est 4:10a,10c-12,17-19; Mazmur Tanggapan: Mzm 138:1-3,7-8 Salah satu dari pokok-pokok yang Yesus ingin supaya kita percayai dengan teguh adalah bahwa doa itu pasti dijawab oleh Bapa di surga. Yesus ingin kita berdoa dengan segenap rasa percaya seorang anak yang meminta ini dan itu dari orangtuanya yang mengasihinya. Permohonan/permintaan dan jawabnya berjalan bersama dalam sebuah doa, dua bagian dari suatu keseluruhan yang tidak dapat dipisahkan: Doa tanpa jawaban adalah doa yang tidak lengkap. Bapa surgawi tidak ingin kita merasa puas sekadar karena dengan tak putus-putusnya memanjatkan doa-doa permohonan ke surga dengan pengharapan ada yang didengar. Kita seharusnya mengharapkan dan menantikan jawaban-jawaban terhadap doa-doa kita. Yesus bersabda: “Setiap orang yang meminta, menerima” (Mat 7:8). .

Dia tahu benar bahwa hal itu kedengaran “absurd” di telinga mereka, …… bertentangan dengan setiap kecenderungan alamiah/natural mereka.

Dr Rochelle Skin Expert Dia tahu benar bahwa hal itu kedengaran “absurd” di telinga mereka, …… bertentangan dengan setiap kecenderungan alamiah/natural mereka. MEMBUKA perasaan KITA paruh pengaruh KASIH ILAHI MEMBUKA roh KITA alokasi akibat KASIH ILAHI (Bacaan Injil Misa Kudus, Hari formal pasar II Prapaskah – Senin, 17 Maret 2014) Jesus_109Hendaklah saudara murah hati, sama seakan-akan Bapamu murah hati.” “Janganlah anda menghakimi, maka engkau pun tiada mau dihakimi. Janganlah kau menghukum, lalu engkau pun tiada bakal dihukum; ampunilah dan engkau akan diampuni. Berilah dan kamu hendak diberi: Suatu kadar yang baik, yang dipadatkan, yang diguncang dan yang tumpah ke luar mau dicurahkan ke intern pangkuanmu. asal mula ukuran yang kamu pakai bagi mengukur, bakal diukurkan kepadamu.” (Luk 6:36-38) Bacaan Pertama: Dan 9:4b-10; Mazmur Tanggapan: Mzm 79:8,9,11,13 Para peserta Yesus mengerti batasan dari kemelut beroperasi internal zona yang diduduki warga lain. Serdadu-serdadu dan.

Para pemungut cukai dari Herodes Antipas yang mewakili pejabat Roma, sangat bersuara dan berperilaku opresif terhadap kerabat Yahudi. Sebagai akibatnya, sementara Yesus berbicara seraya penganut Yahudi mengenai mengasihi musuh-musuh (Luk 6:27), dirinya mengerti benar bahwa peristiwa itu kedengaran “absurd” pada kuping mereka, …… berseberangan pada setiap kecenderungan alamiah/natural mereka. real Yesus menyebut para pengikut-Nya bagi akan menjadi “supernatural”, akan selaku “anak-anak Allah Yang Mahatinggi, asal mula beliau baik atas orang-orang yang tidak paham berterima kasih dan atas orang-orang yang jahat” (Luk 6:35). Yesus menyeru mereka bakal turut ambil bagian intern kasih Bapa pada orang-orang juga yang diciptakan oleh Bapa. Kasih ini tak muncul dari rasa heran kepada dia yang dikasihi. musuh kita siapa tahu saja bukan macam yang pantas untuk kita kagumi. peristiwa ini juga bukan berguna kita memperkenankan pelecehan yang dilakukan oleh musuh. Kasih Allah.

Mencapai orang-orang yang berperilaku tidak pantas, bahkan menjangkau juga para pendosa, tercantum pada saat-saat mereka sedang terlibat internal dosa. Kasih Allah menyatakan keinginan penuh pelihara rasa-Nya atas kebaikan seorang pribadi, siapa pun persona itu. untuk mencintai secara begini kita dituntut untuk mengesampingkan tanggapan-tanggapan alamiah kita dan membuka emosi kita alokasi hasil kasih ilahi. Yesus melatih kita bakal mengasihi musuh-musuh kita dan berbuat baik untuk mereka” (Luk 6:35). Pada gilirannya peristiwa ini menuntut adanya kerendahan-hati dan pengosongan diri kita bagi selaku sebentuk dan Yesus yang lewat kelemah-lembutan sejati, memperoleh cemoohan dan olok-olok dari orang-orang yang menganiaya-Nya, bersama martabat-Nya sebagai Putera Bapa surgawi, berharap kepada-Nya untuk mengampuni mereka (lihat Luk 23:34). Walaupun mayoritas dari kita tidak hidup dalam kawasan yang diduduki oleh musuh, kapan saja kita bisa berada dalam status konflik pada rekan-kerja kita, tetangga-tetangga kita, apalagi beserta para komponen.

Keluarga kita sendiri. Selagi kita mencantolkan batang tubuh kita sebaik-baiknya untuk Yesus, maka dirinya pun mau “memasok” kita sambil rahmat kasih yang sangat kita perlukan, yang akan memampukan kita bakal melancarkan hal-hal yang baik atau melayani orang-orang berbeda tanpa pamrih. DOA: Bapa surgawi, abdi menghargai anda atas telah mensyeringkan kasih-Mu yang sempurna lewat diriku menempuh Putera-Mu terkasih, Yesus Kristus. saya berterima kasih penuh terima kasih kepada-Mu bagi setiap peluang yang Kauberikan intern kehidupanku akan mempraktekkan kerendahan-hati. moga-moga roh ketaatanku sinambung membesarkan nama-Mu. Amin. Catatan: akan mendalami Bacaan prima hari ini (Dan 9:4b-10), bacalah karangan yang berjudul “MENELADAN HIKMAT DAN KERENDAHAN-HATI DANIEL” (bacaan terlepas 17-3-14) internal situs/blog PAX ET BONUM http://catatanseorangofs.wordpress.com; kategori: 14-03 PERMENUNGAN ALKITABIAH MARET 2014. Bacalah juga artikel yang berjudul “DOA DANIEL” (bacaan copot 21-3-11) dalam situs/blog SANG SABDA. bagi mendalami Bacaan Injil hari ini (Luk 6:36-38),.

Bacalah esai yang berjudul “UKURAN YANG kau PAKAI hendak DIUKURKAN KEPADAMU” (bacaan terlepas 5-3-12) internal situs/blog PAX ET BONUM. Cilandak, 14 Maret 2014 Sdr. F.X. Indrapradja, OFS March 16, 2014 sangsabda Leave a comment Categories: 14-03 BACAAN koran MARET 2014, periode PRAPASKAH DAN PASKAH Tags: MENGASIHI, MURAH HATI, YESUS KRISTUS penglihatan bagi MEMPERKUAT perseorangan PARA MURID-NYA pandangan kepada MEMPERKUAT batang tubuh PARA MURID-NYA (Bacaan Injil Misa Kudus, HARI MINGGU PRAPASKAH II [Tahun A] – 16 Maret 2014) TRANSFIGURASI – 12Enam hari terus Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama seraya mereka ia terangkat ke sebuah pegunungan yang tinggi. dekat telaga mereka seorang diri saja. lantas Yesus berubah rupa pada permulaan mata mereka; wajah-Nya bercahaya bagaikan matahari dan pakaian-Nya sebagai putih bersinar bagai terang. kemudian tampaklah untuk mereka Musa dan Elia madya berbicara pada Dia. .

seorang pria, tidak

Dr Rochelle Skin Expert Seorang pria, tidak Menyematkan pakaian intern singset kuasa merusak bobot sperma, benarkah? Tentunya dikau sudah mendengar laporan bahwa mengenakan baju intern atau celana lebih ketang mampu merusak kelas sperma. Benarkah demikian? Dari banyak pemeriksaan yang telah dilakukan sebelum-sebelumnya, menjelaskan bahwa pakaian internal atau celana yang terlalu kencang pandai menekan skrotum dan menyebabkan testis menjadi hangat atau malahan panas. Padahal, menurut pendalaman tersebut, organ pria yang bugar itu perlu dalam keadaan sejuk sebab.

Bisa menghasilkan mani yang berkualitas. Nyatanya, peristiwa tertera dibantah oleh sebuah observasi yang dilakukan oleh para intelektual dari Stanford University Medical Center. menuruti mereka, tiada ada hubungannya jeda konsumsi pakaian intern atau celana kencang bersama mutu sperma. intern penelitian mereka, seorang wanita tetap cakap mengandung walaupun pasangannya acap mengenakan baju ketat. Contohnya saja sekiranya pasangannya tercatat yaitu seorang petinju. Jadi menuruti para peneliti tersebut, apapun kelompok baju internal atau celana yang dikenakan seorang pria,.

Bukan mempengaruhi seberapa lama waktu pasangannya kepada dapat hamil. malah yang sangat berdampak mau kehamilan dan sperma adalah contoh hidup, corak makan dan juga mutu latihan jasmani yang dilakukan, tercatat muka mandul atau tidaknya seseorang tersebut.Memakai baju internal singset kuasa merusak sperma, benarkah? Tentunya sampeyan sempat mendengar embaran bahwa mengenakan pakaian intern atau celana terlalu kencang dapat merusak sperma. Benarkah demikian? Dari banyak pengkajian yang sudah dilakukan sebelum-sebelumnya, menjelaskan bahwa busana.

Intern atau celana yang terlalu ketat dapat menekan skrotum dan menimbulkan testis menjadi akrab atau bahkan panas. Padahal, mengikuti penelitian tersebut, organ adam yang waras itu harus dalam keadaan sejuk berkat boleh menelurkan mani yang berkualitas. Nyatanya, keadaan tercatat dibantah oleh sebuah riset yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Stanford University Medical Center. menuruti mereka, tidak ada hubungannya rumpang pemakaian busana internal atau celana sesak demi nilai sperma. intern pemeriksaan mereka,.

Seorang perempuan selama-lamanya pandai bunting walaupun pasangannya sering mengenakan busana ketat. Contohnya saja seandainya pasangannya termaktub merupakan seorang petinju. Jadi mengikuti para penyelidik tersebut, apapun jenis baju dalam atau celana yang dikenakan seorang pria, tak mempengaruhi seberapa lama waktu pasangannya bakal bisa hamil. justru yang sangat berakibat akan kehamilan dan kelas benih adalah pola hidup, corak makan dan juga nilai olah tubuh yang dilakukan, tercantum sisi mandul atau tidaknya seseorang tersebut. .

Selain itu roti tawar

Dr Rochelle Skin Expert Selain itu roti tawar 4 Alasan buat tidak lagi makanan (pagi) bersama roti anyep Tips kesehatan dan kawakan kebugaran sering kali memfokuskan pada batang tubuh engkau bahwa menyantap roti payau putih bukan baik buat kesegaran raga Anda. anda juga disarankan buat membarui roti hambar terkandung oleh roti gandum. lantas apa yang membuat roti adem lazim tak baik buat kesegaran tubuh? Dilansir dari healthmeup.com, ternyata ini alasannya. menaikkan kadar gula keluarga Roti hambar terbuat dari biji-bijian yang mudah diserap selama cara pencernaan intern tubuh. keadaan ini menjurus menjadikan lonjakan sakaros keluarga yang tajam..

Roti adem juga semampai akan indeks glisemik yang membuat sampeyan rentan akan tersentuh problem ibarat diabetes, komplikasi jantung, dan obesitas. tiada mengandung nutrisi yang layak Selama jalan produksinya, serbuk yang digunakan akan membuat roti tawar kehilangan vitamin B6, vitamin E, masam folat, seng, dan kromium. Sehingga bisa dikatakan roti adem natural tak mengandung nutrisi yang cukup. susah untuk dicerna Roti anyep mengandung gluten yang membuatnya pelik buat dicerna. Selain itu roti anyep tiada mengandung enzim natural apapun yang dibutuhkan pankreas buat membagi lemak, karbohidrat, dan protein. puder putih tidak baik bagi kesegaran secara keseluruhan.

Gara-gara pati putih yang sebagai bahan transenden pembuat roti anyep tamat kehilangan nutrisi, dan sebenarnya roti hambar bukan mengantongi faedah yang merehabilitasi akan badan engkau selain berguna sebagai pengganjal perut. sedang kerap memakai roti payau biasa? Sebaiknya ganti atas roti gandum yang lebih bermanfaat buat kesehatan jasmani Anda.4 Alasan untuk not lagi sarapan dan roti adem Tips kesegaran dan kompeten kebugaran berulangulang memusatkan pada pribadi sampeyan bahwa mengonsumsi roti hambar putih tak baik bagi kesegaran jasad Anda. kamu juga disarankan bakal mengganti roti adem tercatat sambil roti gandum. lalu apa yang membuat roti.

Anyep lazim bukan baik bakal kesehatan tubuh? Dilansir dari healthmeup.com, ternyata ini alasannya. meningkatkan nilai sukrosa keluarga Roti adem terbuat dari biji-bijian yang mudah diserap selama operasi pencernaan internal tubuh. kejadian ini condong memicu lonjakan gula keturunan yang tajam. Roti adem juga tinggi mau indeks glisemik yang membuat anda peka bagi tertimpa masalah bagai diabetes, masalah jantung, dan obesitas. bukan mengandung nutrisi yang patut Selama metode produksinya, pati yang digunakan kepada membuat roti tawar kehilangan gizi B6, gizi E, asam folat, seng, dan kromium. Sehingga dapat dikatakan roti hambar polos tiada mengandung nutrisi.

Yang cukup. pelik bagi dicerna Roti hambar mengandung gluten yang membuatnya berat kepada dicerna. Selain itu roti hambar bukan mengandung enzim wajar apapun yang dibutuhkan pankreas akan memisah lemak, karbohidrat, dan protein. pati putih bukan baik kepada kesegaran secara keseluruhan lantaran pati putih yang menjadi subjek transenden pembuat roti hambar telah kehilangan nutrisi, lalu sebenarnya roti payau tiada memiliki faedah yang memperbaiki buat raga sampeyan selain berguna sebagai pengganjal perut. tinggal sering menggunakan roti adem biasa? Sebaiknya salin dengan roti gandum yang lebih berkhasiat untuk kesegaran fisik Anda. .

hubungannya

Dr Rochelle Skin Expert Hubungannya Selain kotor, ini 4 alasan lainnya muncul lapisan putih pada lidah *** perdebatan lepek putih yang ada di lidah itu sebenarnya apa? Apa dampaknya buat kebugaran jikalau renggang dibersihkan? *** jawaban Lidah putih mana tahu terlihat mengkhawatirkan, tapi biasanya tiada berbahaya dan bertabiat sementara. Namun, lidah putih sanggup menjadi gelagat dari sekitar kondisi serius, mulai dari peradangan hingga situasi prakanker. Berikut sebagian kelainan yang membuat lidah berubah ragam menjelma putih : Leukoplakia Suatu suasana dimana terjadi pembentukan bercak-bercak putih dalam dalam mulut, tertera di lidah. bopeng putih ini prospek terjadi gara-gara.

Lebih banyak organ dan zat putih telur keratin dalam mulut. kendatipun tidak sakit, bopeng putih terkandung tak pandai dihilangkan atas disikat atau dikorek. Leukoplakia dapat terjadi kala lidah mengalami gangguan dan kerap kali ditemukan pada perokok dan mereka yang minum banyak minuman beralkohol. Leukoplakia tiada gawat tapi dapat berubah menjadi kanker setelah bertahun-tahun dibiarkan minus penanganan. cepat diskusi sambil dukun sekiranya bopeng putih pada lidah tiada berakhir sehabis dua minggu. oral thrush Atau disebut juga candidiasis disebabkan oleh penumpukan atau pertambahan lebih buru-buru jamur Candida albicans (organisme yang lumrah ada intern mulut) di.

Lapisan mulut. verbal thrush sanggup membuahkan sensasi terbakar atau sembiluan dekat lidah bersama plak putih (terkadang merah) yang terasa nyeri dan boleh dikerok. Candidiasis lebih siapa tahu terjadi pada orok dan sosok tua, pada manusia yang menyimpan masalah diabetes, acap minum antibiotik, kelangkaan materi besi atau nutrisi B, organisasi kekebalan tubuhnya yang lemah, dan yang menyematkan gigi palsu. Datangi sinse misalnya menderita verbal thrush atas bisa bergeming lama dan membuat mulut terasa tidak nyaman. oral lichen planus Keadaan lidah tercantum yakni masalah koordinasi kekebalan raga jangka panjang yang memicu garis-garis putih berenda dan.

Bintik putih pada dalam mulut, dan juga pada lidah. suasana ini boleh memicu persepsi terbakar atau perih, mulut terasa bukan nyaman, gusi abang dan sakit, plak yang mengundang sakit pada lepek mulut. tanda-tanda ini bisa bukan terjadi pada kasus ringan. -Oral lichen planus biasanya becus pulih dan sendirinya. pasal situasi ini sering kali tiada diketahui dokter. membela kebersihan gigi yang tepat, dan membatasi asupan makanan yang membuahkan iritasi pada mulut dengan selesai merokok diduga membantu lepas dari verbal lichen planus. Geographic tongue Merupakan keadaan di mana papila pada permukaan lidah berakhir dan terpandang.

Seolah-olah tanah abang lembut karena pinggiran berwarna putih. Penyebabnya tak diketahui. kelihatannya ada hubungannya lewat genetik karena merupakan keadaan peranakan atau psoriasis (kondisi indra kronis). Tapi pendapat tertera sedang membutuhkan pendalaman lebih lanjut. Geographic tongue bukan menimbulkan kejadian kesegaran dan tiada berkenaan beserta jangkitan atau kanker. tetapi terkadang mampu membuat lidah terasa tidak sedap dan terbuka kepada zat tertentu. Lidah putih biasanya tidak kritis tetapi tidak ragu akan berkonsultasi pada tabib atau dokter gigi. Terutama jika engkau cemas memakai perubahan lidah, lidah terasa sakit, atau lidah putih berlangsung selama lebih dari beberapa minggu. .

Yesus mempraktekkan apa yang diajarkan-Nya secara sempurna. Tidak ada contoh nyata yang lebih jelas daripada contoh yang ditunjukkan oleh Yesus dalam hal ini,

Yesus mempraktekkan apa yang diajarkan-Nya secara sempurna. Tidak ada contoh nyata yang lebih jelas daripada contoh yang ditunjukkan oleh Yesus dalam hal ini, YESUS menasihati KITA supaya tak menjelma manusia bermuka dua YESUS mendidik KITA semoga tiada sebagai pribadi bermuka dua (Bacaan Injil Misa Kudus, Hari naif pasar II Prapaskah – Selasa, 18 Maret 2014) YESUS dekat NAZARETLalu berkatalah Yesus untuk insan banyak dan untuk murid-murid-Nya, “Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa. awal itu turutilah dan lakukanlah sekalian materi yang mereka ajarkan kepadamu, tapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tapi tak melakukannya. Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di buat pundak orang, tetapi mereka seorang diri tidak bersedia menyentuhnya. Semua job yang mereka lakukan hanya dimaksudkan untuk dilihat orang; mereka mengenakan senur kebaktian yang lebar dan jumbai yang panjang; mereka suka beristirahat di lokasi Dr Rochelle Skin Expert.

Terpandang internal perjamuan dan dekat lokasi terbaik dalam graha ibadat; mereka senang menyambut hidmat dekat pasar dan suka dipanggil keturunan Adam ‘Rabi.’ namun kamu, janganlah engkau disebut ‘Rabi’; oleh cuma satu Rabimu dan saudara semua merupakan saudara. Janganlah anda mengatakan siapa pun ‘bapak’ pada dunia ini, lantaran cuma esa Bapamu, yaitu ia yang dalam surga. Janganlah kau disebut pemimpin, akibat hanya iso- pemimpinmu, adalah Mesias. Siapa saja yang terbesar dekat sela kamu, hendaklah beliau menjadi pelayanmu. Siapa saja yang meninggikan diri, ia bakal direndahkan dan siapa saja yang menurunkan diri, dia hendak ditinggikan. (Mat 23:1-12) Bacaan Pertama: Yes 1:10,16-20; Mazmur Tanggapan: Mzm 50:8-9,16-17,21,23 Para lihai Taurat dan orang-orang Farisi berteduh dalam untuk tempat duduk Musa dan memperhatikan awak mereka sebagai para pewaris ajaran-ajarannya dan mengklaim perseorangan mereka sebagai pelestari ajaran-ajaran Musa tersebut. Memang banyak nasihat mereka yakni untuk kebanggaan Allah dan.

Seturut gelora ketentuan Lama, akan tetapi sayangnya (celakanya?) tiada ditunjukkan internal praktek kehidupan mereka. CELAKALAH anda KATA YESUSYesus mengkritisi hasrat mereka bakal kehormatan, bagai julukan “rabi” atau “guru”, juga kecintaan mereka untuk “pamer diri” (pencitraan diri?) di pasar dan di tempat-tempat ijmal lainnya. Salah ahad praktek “gila hormat” atau “pamer diri” orang-orang munafik ini yakni memperbesar bujur sangkar yang berisikan ayat-ayat suci yang digunakan selagi mereka berdoa (diikatkan pada atasan dan kotaknya ditaruh di dahi). Mereka juga normal saling berebut kamar kemegahan pada pertemuan-pertemuan kemasyarakatan dan keagamaan. Yesus “mengutuk” kepura-puraan bagaikan itu dan mengkontraskannya oleh ideal kepemimpinan Kristiani yang bukan beda bukan bukan ialah bakal melayani. Pada suatu hari Yesus bersabda kepada para murid-Nya: “Kamu mengerti bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa bekerja sebagai pemilik bagi rakyatnya, dan para pembesarnya berperan sesuka hati buat mereka. Tidaklah sekian di renggangan kamu. Siapa saja yang.

Hendak selaku akbar di rumpang kamu, hendaklah dia menjadi pelayanmu, sama seperti anak khalayak berlabuh bukan untuk dilayani, melainkan untuk …” (Mat 20:25-28; bdk. Mat 23:11). Yesus samasekali bukanlah laksana seorang “rabi” atau “guru” yang bukan mempraktekkan apa yang diajarkannya (lihat Mat 23:3). Yesus mempraktekkan apa yang diajarkan-Nya secara sempurna. bukan ada contoh nyata yang lebih jelas daripada contoh yang ditunjukkan oleh Yesus internal hal ini, yakni ketika mengebawahkan diri-Nya dalam kepada kayu salib (Flp 2:6-11). “Pelayan-Raja” kita ini masa ini sudah ditinggikan dekat surga, dan dirinya seorang diri memang telah mengatakan, “Siapa saja yang meninggikan diri, beliau mau direndahkan dan siapa saja yang merendahkan diri, beliau bakal ditinggikan” (Mat 23:12). Dari hidup-Nya, Yesus mengisyaratkan diri-Nya sebagai seorang servant-leader (pemimpin yang melayani) yang sempurna. Oleh oleh itu, pantaslah bahwa kita menyapa-Nya sebagai Guru. Yesus tidaklah bagaikan mereka yang mengklaim.

Berbagai sebutan semoga mendapat pujian, hidmat dlsb. yang berwatak keduniaan. lewat peri kehidupan-Nya Yesus membawahkan kita semua menuju Surga, dan kita yaitu murid-murid yang baik misalnya kita mendengarkan dan menjunjung perintah-perintah-Nya dan mengikut Dia. bagi melancarkan keadaan ini kita sanggup berharap untuk Yesus biar dirinya membimbing kita. Kita bisa mendengarkan sabda-Nya melewati bacaan dan permenungan kitab Suci, menyambut tubuh-Nya (dan darah-Nya) dalam Ekaristi dan mengikuti ajaran-Nya sama menaruh kepercayaan kepada-Nya dalam kasih yang sejati. DOA: Tuhan Yesus, tolonglah kita mudah-mudahan sanggup menyediakan waktu yang layak setiap harinya guna mendengarkan sabda-Mu. Kuatkanlah kami mudah-mudahan mampu mempraktekkan sabda-Mu dalam aktivitas kami sehari-hari. Amin. Catatan: kepada mendalami Bacaan Injil hari ini (Mat 23:1-12), bacalah sastra yang berjudul “YESUS SANG MESIAS sama dengan master KITA YANG SEJATI” (bacaan luruh 18-3-14) dalam internal situs/blog PAX ET BONUM http://catatanseorangofs.wordpress.com; kategori: 14-03 .

untuk berbalik dan kembali kepada Bapa surgawi. Dia adalah Allah yang baik, satu-satunya yang baik dan sumber segala kebaikan.

Untuk berbalik dan kembali kepada Bapa surgawi. Dia adalah Allah yang baik, satu-satunya yang baik dan sumber segala kebaikan. Bacaan Pertama: Mi 7:14-15,18-20; Mazmur Antar-bacaan: Mzm 103:1-4.9-12 anak YANG hilang – 01Perumpamaan Yesus ini secara kuno dikenal sebagai “Perumpamaan berkenaan bayi yang Hilang”; kadang-kadang dinamakan “Perumpamaan tentang Bapa yang Mengampuni”. perbandingan ini mengajarkan pada kita mengenai bela rasa yang diwujudkan dalam tindakan nyata. Dr. Kenneth Bailey dari School of Theology di Dr Rochelle Skin Expert Beirut, Lebanon mencetak bahwa bak halnya dalam banyak masyarakat lainnya, intern kelompok Timur Tengah, seorang bokap pandai membuat pesan titipan atau tidak membuatnya. tetapi opsi apa pun yang dipilihnya, sang bapak akan berkelanjutan memiliki kelayakan buat fulus yang dimilikinya (termasuk bunganya) sampai beliau wafat. jikalau ada anaknya yang minta bagian harta sebelum waktunya, dan kejadian ini sama saja menggunakan menyerapahi bapaknya biar cepat “mati”! makalah ini bersumberkan pada ideologi Dr. Bailey.

Tersebut. intern perbandingan ini, si bayi terakhir sebenarnya menyakiti perasaan bapaknya dalam dua cara. Pertama-tama, ia berharap arta dari bapaknya “sekarang juga”. hal ini mengisyaratkan bahwa dia tidak sanggup merawat sampai saat bapaknya itu berpulang dunia. Kedua, serta merayu bagian wasiat dan kelayakan kepada menggunakannya, lengkaplah usai betapa beliau menyia-nyiakan kebutuhan-kebutuhan ketika permulaan dari bapaknya. Namun, sang papa menguntit niat “kurang ajar” (tak kenal adat) dari anaknya itu. Dan …… walaupun hatinya terluka, ia tiada marah. seperti itu si buah hati termuda menghabiskan duit rakitan perdagangan kekayaan warisannya itu, kita mungkin saja berpikir mengapa beliau tak kembali saja ke rumahnya. Salah tunggal alasan barangkali merupakan lantaran dia merasa segan untuk ulang pulang. Alasan berbeda merupakan bahwa dia akan “dicuekin” … dianggap tak ada – artinya tak ada seorang pun hendak berbicara atau diasosiasikan melalui dirinya. Perlakuan bagai ini juga mau dialami.

Oleh seorang laki-laki andaikan dia menikah bersama seorang wanita bukan berbudi atau kehilangan fulus (merugi) gara-gara berhubungan lewat individu non-Yahudi (baca: kafir). dalam kasus-kasus seakan-akan ini, “orang yang bersalah” mesti mengakui dosa-dosanya, mengkompensasi kemalangan dan stabil berkecukupan dekat luar komunitasnya sampai terbukti pantas kepada masuk ulang ke internal komunitasnya itu. dalam perbandingan ini, sang papa menginisiasi suatu cara modern intern mengampuni. Sang babe tak mencuekkan anaknya, bahkan ia berlari (orang yang telah usang biasanya tak berlaku laksana itu) untuk bertemu bersama anaknya, yang sebenarnya secara terbuka dan demi berniat sudah menyakiti hatinya. Sang rama bukan menanti anaknya mengungkapkan permintaan maaf, memisahkan ia langsung saja mengampuni anaknya secara total. Pengungkapan kasih berlimpah dari sang ayah yang tiada disangka-sangka ini tentunya benar-benar menggembirakan perasaan anaknya. Yesus memasang riwayat ini sebagai sebuah tiruan pengampunan Allah pada kita semua dan sebagai suatu cara pengampunan yang wajar kita.

Terapkan mono- sama beda lewat sesama insan (bukan hanya sambil individu Kristiani). Kasih sang rama sudah mengobati ketika lampau; pertobatan si anak mau menegur saat depannya. sekarang kita lihat perilaku si anak sulung. Ternyata dia “mencuekkan” adiknya; dia menangkis akan menyambut kedatangan balik adiknya itu. Nah, betapa halnya karena kita tiaptiap internal bertemu situasi serupa? Kita cakap meneladani sang ayah yang penuh jaga rasa atau meniru perilaku anaknya anak tertua yang tak berbelas kasih tersangkut demi mengampuni oknum lain. Kita dapat “berlari” sambil membuka kedua tangan kita lebar-lebar guna menyambut oknum itu, atau membelakangi serta menangkis kepada berbincang pada manusia itu. betagua jadi teringat bakal sebuah motto kerja kala hamba bekerja pada First National City Bank (Citibank N.A.) berpuluh warsa lalu: “What you do is up to you!” Setiap kali kita membuang dan melupakan luka-luka dan pedih batin kita pada.

Periode lampau, dan kita bertumbuh sekelumit lebih mega dan lebih baik. andaikan kita konsisten beroperasi sembari merahasiakan kepahitan dan kebencian, lalu sebenarnya kita secara perlahan-lahan menengah menuju kematian. Saudari-Saudaraku, inilah saatnya distribusi kita untuk berbalik dan kembali pada Bapa surgawi. dirinya sama dengan Allah yang baik, satu-satunya yang baik dan asal mula seluruh kebaikan. DOA: Bapa surgawi, peroleh kasih penuh terima kasih kuhaturkan kepada-Mu untuk kasih-Mu kepadaku yang minus ketentuan dan juga pengampunan-Mu pada sekalian dosa-dosaku, baik melalui pikiran, perkataan, perbuatan maupun kelalaian – teristimewa kelalaian buat menganakemaskan sesamaku tanpa memperhatikan perbedaan-perbedaan yang ada: pamor sosial-ekonomi, ras/bangsa, suku, bahasa, agama. andaikan kawula berpunya internal keadaan yang tidak akurat pada mata-Mu, tolonglah hamba agar bakal dan mampu berlari mendapati-Mu dan jatuh ke internal pelukan-Mu yang penuh kasih dan pengampunan. Amin. Catatan: akan mendalami Bacaan Injil hari ini (Luk 15:1-3,11-32), .